Bendera Austria adalah salah satu simbol nasional tertua di dunia dan berakar dalam pada legenda dari Perang Salib yang melibatkan Adipati Leopold V. Ini melambangkan ketangguhan historis bangsa dan pengorbanan mereka yang berjuang untuk kemerdekaannya. Desain yang sederhana mencerminkan warisan kedaulatan yang panjang dan merupakan lambang sentral identitas Austria.
Warna & Simbol
Pita merah mewakili kekuatan, keberanian, dan darah yang ditumpahkan oleh nenek moyang untuk menjaga kebebasan bangsa. Pita putih tengah melambangkan perdamaian, kejujuran, dan kemurnian, dan juga sering dikaitkan dengan perairan Sungai Danube. Bersama-sama, warna-warna ini menciptakan identitas visual yang mencolok yang sebagian besar tetap tidak berubah selama berabad-abad.
Catatan sejarah menelusuri pola merah putih merah kembali ke dinasti Babenberg pada abad ketiga belas, menjadikannya sezaman dengan bendera tertua di dunia. Sementara monarki Habsburg kemudian menggunakan warna hitam dan kuning sebagai warna kekaisaran, tiga pita tradisional tetap menjadi simbol kuat tanah Austria. Bendera ini secara resmi ditetapkan sebagai bendera nasional republik setelah perang dunia pertama dan dipulihkan kembali setelah berakhirnya perang dunia kedua.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bendera Austria saat ini secara resmi diadopsi pada 1945 (awalnya didokumentasikan pada 1230).
Bendera Austria memiliki proporsi resmi 2:3.
Legenda mengatakan bahwa selama Pengepungan Acre, tunik putih Adipati Leopold V benar-benar basah kuyup oleh darah kecuali area yang dilindungi oleh ikat pinggangnya, meninggalkan garis putih di antara dua bagian merah.
Bendera sipil terdiri dari tiga garis horizontal sederhana berwarna merah, putih, dan merah, sedangkan bendera negara menyertakan lambang nasional yang menampilkan elang hitam di tengahnya.
Bendera ini secara luas dianggap sebagai salah satu bendera nasional tertua yang masih digunakan, dengan asal-usulnya berasal dari setidaknya tahun 1230, yang merupakan kedua tertua setelah bendera Denmark.
Rantai yang putus ditambahkan pada kaki elang untuk melambangkan pembebasan bangsa dan kembalinya ke demokrasi setelah berakhirnya periode pendudukan.
🍪
Preferensi Cookie
Kami menggunakan cookie untuk menganalisis lalu lintas dan meningkatkan pengalaman Anda. Tidak ada data pribadi yang dijual atau dibagikan dengan pengiklan.
Kami menggunakan Google Analytics untuk memahami bagaimana pengunjung menggunakan WorldStats. Ini membantu kami meningkatkan konten dan kinerja. Cookie analitik melacak tampilan halaman dan data sesi — tidak ada informasi identitas pribadi yang dikumpulkan. Anda dapat mengubah preferensi Anda kapan saja dari footer.