Bendera Brunei Darusalam

🇧🇳

Bendera Brunei Darusalam

Brunei Darusalam

Arti Bendera

Bendera Brunei menampilkan bidang kuning yang melambangkan Kesultanan dan otoritas tertinggi raja. Lambang nasional di tengah berisi bulan sabit yang mewakili Islam, payung kerajaan yang melambangkan monarki, dan sayap dengan empat bulu yang melambangkan keadilan, ketenangan, kemakmuran, dan perdamaian. Dua tangan yang menengadah di sisi lambang melambangkan janji pemerintah untuk memelihara dan memajukan kesejahteraan warga negara.

Warna & Simbol

Kuning adalah warna tradisional kerajaan dan berfungsi sebagai latar belakang untuk mewakili Sultan. Garis diagonal putih dan hitam mewakili dua menteri utama, yang dikenal sebagai Pengiran Bendahara dan Pengiran Pemancha, yang secara tradisional menasihati penguasa. Merah digunakan untuk lambang nasional untuk melambangkan keberanian dan kekuatan bangsa.
Diadopsi 1959
Proporsi 1:2

Unduh

Statistik Negara

Ibu Kota Bandar Seri Begawan
Populasi 455,5 rb
Wilayah Asia
ISO-2 BN
Brunei Darusalam

Bendera Tetangga

Sejarah Bendera

Selama berabad-abad, bendera Brunei adalah bidang kuning polos yang mewakili kekuasaan absolut Sultan. Pada tahun 1906, setelah menjadi protektorat Inggris, garis diagonal putih dan hitam ditambahkan ke desain untuk mengakui peran menteri-menteri tinggi negara. Versi saat ini secara resmi ditetapkan ketika lambang nasional ditempatkan di tengah bendera menyusul penandatanganan konstitusi negara.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bendera Brunei Darusalam saat ini secara resmi diadopsi pada 1959.

Bendera Brunei Darusalam memiliki proporsi resmi 1:2.

Bulan sabit berisi moto nasional yang diterjemahkan menjadi Selalu dalam layanan dengan bimbingan Tuhan, sedangkan pita di bagian bawah lambang menampilkan nama negara, Brunei Darussalam.

Dalam spesifikasi desain resmi, garis putih sedikit lebih lebar daripada garis hitam untuk mencerminkan senioritas sejarah dari dua menteri yang mereka wakili.

Lambang tersebut merupakan gabungan dari simbol-simbol kerajaan dan agama yang mewakili filosofi negara tentang Monarki Islam Melayu, yang menekankan hubungan antara penguasa, iman, dan rakyat.