Bendera Inggris Raya

🇬🇧

Bendera Inggris Raya

Inggris Raya

Arti Bendera

Bendera Britania Raya, yang umumnya dikenal sebagai Union Jack, mewakili persatuan politik dari tiga negara berbeda di bawah satu kedaulatan tunggal. Bendera ini berfungsi sebagai lambang komposit yang menggabungkan salib heraldik dari santo pelindung Inggris, Skotlandia, dan Irlandia menjadi satu panji yang bersatu. Desain ini mengilustrasikan penggabungan sejarah dan administratif dari wilayah-wilayah konstituen ini ke dalam identitas negara kolektif.

Warna & Simbol

Merah mewakili salib Santo George untuk Inggris dan saltire Santo Patrick untuk Irlandia. Putih memberikan latar belakang untuk salib Inggris dan menciptakan batas dekoratif untuk saltire Irlandia untuk membedakannya dari bidang biru. Biru berfungsi sebagai warna latar belakang, yang berasal dari salib Santo Andreas dan mewakili negara Skotlandia.
Diadopsi 1801
Proporsi 1:2

Unduh

Statistik Negara

Ibu Kota London
Populasi 69 jt
Wilayah Eropa
ISO-2 GB
Inggris Raya

Bendera Tetangga

Sejarah Bendera

Versi awal bendera ini dibuat pada tahun 1606 untuk melambangkan persatuan pribadi antara mahkota Inggris dan Skotlandia. Pada tahun 1801, desainnya diubah secara permanen untuk menyertakan saltire merah Santo Patrick setelah persatuan legislatif dengan Irlandia. Wales tidak diwakili pada bendera karena dianggap sebagai bagian dari Kerajaan Inggris pada saat konsepsi asli bendera tersebut di abad ketujuh belas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bendera Inggris Raya saat ini secara resmi diadopsi pada 1801.

Bendera Inggris Raya memiliki proporsi resmi 1:2.

Meskipun istilah-istilah tersebut digunakan secara bergantian saat ini, nama Union Jack secara historis merujuk secara khusus pada bendera tersebut ketika dikibarkan dari tiang jack kapal angkatan laut.

Wales sudah terintegrasi secara hukum ke dalam Kerajaan Inggris ketika bendera persatuan pertama dibuat, sehingga salib Santo George dimaksudkan untuk mewakili Inggris dan Wales.

Bendera ini asimetris karena saltire merah Santo Patrick digeser di dalam saltire putih Santo Andreas untuk memastikan bahwa tidak ada negara yang tampak memiliki keunggulan atas yang lain.

Mengibarkan bendera secara terbalik secara tradisional merupakan sinyal marabahaya, dan diidentifikasi dengan garis diagonal putih lebar yang diposisikan di bawah garis diagonal merah di sisi tiang.