Ginea

Bendera Ginea

🇬🇳

Arti Bendera

Bendera Guinea adalah triwarna vertikal yang berfungsi sebagai simbol kuat kedaulatan nasional dan gerakan Pan-Afrika. Bendera ini dirancang untuk mewakili tiga pilar semboyan nasional: Kerja, Keadilan, dan Solidaritas. Format garis vertikal sengaja dipilih untuk mencerminkan Tricolor Prancis, yang mewakili transisi negara tersebut dari wilayah kolonial menjadi negara merdeka yang modern.

Warna & Simbol

Merah melambangkan darah para martir yang tumpah selama perjuangan demi kebebasan dan nilai kerja keras. Kuning melambangkan matahari yang bersinar dan kekayaan mineral tanah yang luas, khususnya emas, sekaligus mewakili cita-cita keadilan. Hijau melambangkan vegetasi tropis yang subur di negara tersebut dan pentingnya pertanian sebagai landasan bagi kemakmuran dan harapan.
Diadopsi 1958
Proporsi 2:3

Unduh

Statistik Negara

Ibu Kota Conakry
Populasi 14 jt
Wilayah Afrika
ISO-2 GN
Ginea

Bendera Tetangga

CIV CIV
GNB GNB
LBR LBR
MLI MLI
SEN SEN
SLE SLE

Sejarah Bendera

Setelah memperoleh kemerdekaan dari Prancis pada tahun 1958, Guinea menjadi bekas koloni Prancis pertama di Afrika Sub-Sahara yang mengadopsi bendera nasional yang menampilkan warna-warna Pan-Afrika. Desainnya dipengaruhi oleh gerakan politik pada masa itu dan bendera Ghana, yang baru saja mencapai kemerdekaan. Meskipun tata letaknya mencerminkan tradisi Eropa, palet warna tertentu merupakan pernyataan sengaja tentang persatuan dan penentuan nasib sendiri Afrika.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bendera Ginea saat ini secara resmi diadopsi pada 1958.

Bendera Ginea memiliki proporsi resmi 2:3.

Kedua bendera menggunakan warna yang sama dalam format triwarna vertikal, tetapi urutannya terbalik; bendera Guinea dimulai dengan warna merah di sisi tiang, sedangkan bendera Mali dimulai dengan warna hijau.

Bendera nasional Guinea adalah triwarna polos dengan tiga garis vertikal yang sama dan tidak mengandung simbol, bintang, atau lambang tambahan apa pun.

Orientasi vertikal diadopsi untuk mencerminkan desain bendera Prancis, mengakui struktur administratif era sebelumnya sementara warna-warna baru menegaskan identitas nasional yang segar.