Bendera Mongolia menampilkan tiga pita vertikal berwarna merah, biru, dan merah, dengan lambang nasional kuning yang dikenal sebagai Soyombo pada garis paling kiri. Pita biru tengah melambangkan langit biru abadi, sebuah konsep suci dalam tradisi dan sejarah Mongolia. Garis-garis merah di kedua sisi mewakili kemajuan, kemakmuran, dan kekuatan rakyat yang abadi. Soyombo adalah simbol kompleks yang menggabungkan representasi api, benda langit, dan keseimbangan alam untuk menandakan kemerdekaan nasional.
Warna & Simbol
Biru digunakan untuk mewakili langit abadi, mencerminkan warisan nomaden bangsa dan hubungan spiritual dengan surga. Garis-garis merah menandakan vitalitas dan kebebasan negara saat bergerak menuju masa depan modern. Warna kuning dari simbol Soyombo secara tradisional dikaitkan dengan emas dan pengaruh sejarah Buddhisme pada budaya bangsa.
Tata letak saat ini sebagian besar ditetapkan pada pertengahan abad kedua puluh, meskipun mengalami perubahan signifikan selama transisi menuju demokrasi. Pada tahun-tahun setelah perang dunia kedua, bendera tersebut menyertakan bintang emas di atas Soyombo untuk mewakili cita-cita sosialis. Bintang ini dihapus pada tahun 1992 untuk mencerminkan identitas politik baru negara tersebut sebagai negara demokrasi. Desain sebelumnya dari era kemerdekaan 1911 sering menggunakan bidang kuning dengan berbagai motif keagamaan dan nasional.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bendera Mongolia saat ini secara resmi diadopsi pada 1992.
Bendera Mongolia memiliki proporsi resmi 1:2.
Soyombo adalah lambang nasional kuno dengan komponen yang mewakili api untuk pertumbuhan, matahari dan bulan untuk keabadian, serta segitiga dan persegi panjang untuk stabilitas dan perlindungan.
Elemen melingkar di tengah Soyombo mewakili dua ekor ikan, yang melambangkan kewaspadaan dan kebijaksanaan karena ikan diyakini tidak pernah memejamkan mata.
Ketiga lidah api tersebut mewakili masa lalu, masa kini, dan masa depan, yang menandakan kemakmuran dan kebangkitan rakyat Mongolia yang terus berkelanjutan.
Perubahan utama yang dilakukan pada tahun 1992 adalah penghapusan bintang lima sudut emas yang sebelumnya berada di atas simbol Soyombo selama periode sosialis.
🍪
Preferensi Cookie
Kami menggunakan cookie untuk menganalisis lalu lintas dan meningkatkan pengalaman Anda. Tidak ada data pribadi yang dijual atau dibagikan dengan pengiklan.
Kami menggunakan Google Analytics untuk memahami bagaimana pengunjung menggunakan WorldStats. Ini membantu kami meningkatkan konten dan kinerja. Cookie analitik melacak tampilan halaman dan data sesi — tidak ada informasi identitas pribadi yang dikumpulkan. Anda dapat mengubah preferensi Anda kapan saja dari footer.