Bendera Mongolia

🇲🇳

Bendera Mongolia

Mongolia

Arti Bendera

Bendera Mongolia menampilkan tiga pita vertikal berwarna merah, biru, dan merah, dengan lambang nasional kuning yang dikenal sebagai Soyombo pada garis paling kiri. Pita biru tengah melambangkan langit biru abadi, sebuah konsep suci dalam tradisi dan sejarah Mongolia. Garis-garis merah di kedua sisi mewakili kemajuan, kemakmuran, dan kekuatan rakyat yang abadi. Soyombo adalah simbol kompleks yang menggabungkan representasi api, benda langit, dan keseimbangan alam untuk menandakan kemerdekaan nasional.

Warna & Simbol

Biru digunakan untuk mewakili langit abadi, mencerminkan warisan nomaden bangsa dan hubungan spiritual dengan surga. Garis-garis merah menandakan vitalitas dan kebebasan negara saat bergerak menuju masa depan modern. Warna kuning dari simbol Soyombo secara tradisional dikaitkan dengan emas dan pengaruh sejarah Buddhisme pada budaya bangsa.
Diadopsi 1992
Proporsi 1:2

Unduh

Statistik Negara

Ibu Kota Ulan Bator
Populasi 3,5 jt
Wilayah Asia
ISO-2 MN
Mongolia

Bendera Tetangga

Sejarah Bendera

Tata letak saat ini sebagian besar ditetapkan pada pertengahan abad kedua puluh, meskipun mengalami perubahan signifikan selama transisi menuju demokrasi. Pada tahun-tahun setelah perang dunia kedua, bendera tersebut menyertakan bintang emas di atas Soyombo untuk mewakili cita-cita sosialis. Bintang ini dihapus pada tahun 1992 untuk mencerminkan identitas politik baru negara tersebut sebagai negara demokrasi. Desain sebelumnya dari era kemerdekaan 1911 sering menggunakan bidang kuning dengan berbagai motif keagamaan dan nasional.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bendera Mongolia saat ini secara resmi diadopsi pada 1992.

Bendera Mongolia memiliki proporsi resmi 1:2.

Soyombo adalah lambang nasional kuno dengan komponen yang mewakili api untuk pertumbuhan, matahari dan bulan untuk keabadian, serta segitiga dan persegi panjang untuk stabilitas dan perlindungan.

Elemen melingkar di tengah Soyombo mewakili dua ekor ikan, yang melambangkan kewaspadaan dan kebijaksanaan karena ikan diyakini tidak pernah memejamkan mata.

Ketiga lidah api tersebut mewakili masa lalu, masa kini, dan masa depan, yang menandakan kemakmuran dan kebangkitan rakyat Mongolia yang terus berkelanjutan.

Perubahan utama yang dilakukan pada tahun 1992 adalah penghapusan bintang lima sudut emas yang sebelumnya berada di atas simbol Soyombo selama periode sosialis.