Bendera Thailand, yang dikenal sebagai Trairanga, melambangkan tiga pilar bangsa Thai yaitu rakyat, agama mereka, dan monarki. Desain ini mencerminkan persatuan negara dan rasa hormatnya yang mendalam terhadap institusi pusat yang mendefinisikan identitas dan budayanya.
Warna & Simbol
Merah mewakili darah yang ditumpahkan untuk tanah air dan kekuatan bangsa, sementara putih melambangkan kemurnian iman agama, khususnya Buddhisme. Garis biru di tengah melambangkan monarki, yang dianggap sebagai jantung dan kekuatan penuntun kerajaan.
Secara historis, bendera nasional dimulai sebagai panji merah sederhana sebelum menambahkan chakra putih dan kemudian gajah putih, yang merupakan simbol suci kekuasaan kerajaan. Pada awal abad kedua puluh, Raja Rama VI beralih ke desain bergaris setelah dilaporkan melihat bendera gajah berkibar terbalik selama banjir. Versi triwarna saat ini difinalisasi untuk menyelaraskan dengan warna negara-negara Sekutu selama Perang Dunia I dan untuk menonjolkan monarki melalui penambahan garis biru.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bendera Tailan saat ini secara resmi diadopsi pada 1917.
Bendera Tailan memiliki proporsi resmi 2 to 3.
Nama Trairanga secara harfiah diterjemahkan menjadi tiga warna dalam bahasa Thai.
Garis biru tengah diberi lebar ganda untuk menekankan kepentingan sentral dan prestise monarki.
Thailand memperingati Hari Bendera Nasional pada tanggal 28 September untuk menandai ulang tahun pengadopsian resmi desain saat ini.
🍪
Preferensi Cookie
Kami menggunakan cookie untuk menganalisis lalu lintas dan meningkatkan pengalaman Anda. Tidak ada data pribadi yang dijual atau dibagikan dengan pengiklan.
Kami menggunakan Google Analytics untuk memahami bagaimana pengunjung menggunakan WorldStats. Ini membantu kami meningkatkan konten dan kinerja. Cookie analitik melacak tampilan halaman dan data sesi — tidak ada informasi identitas pribadi yang dikumpulkan. Anda dapat mengubah preferensi Anda kapan saja dari footer.